Teori penunjang
* Listrik magnet
* Rangkaian Listrik
* Mesin Listrik
1. Motor Induksi 3 phasa
Motor induksi adalah suatu mesin listrik yang
merubah energi listrik menjadi energi gerak
dengan menggunakan gandengan medan listrik
dan mempunyai slip antara medan stator dan
medan rotor.
-. Motor induksi merupakan motor yang paling
banyak kita jumpai dalam industri.
Stator adalah bagian dari mesin yang
tidak berputardan terletak pada bagian
luar. Dibuat dari besi bundar berlaminasi
dan mempunyai alu–alur sebagai tempat meletakkan kumparan.
Rotor sangkar
Adalah bagian dari mesin yang berputar bebas dan letaknya bagian dalam. Terbuat dari besi laminasi yang mempunayi slot dengan batang alumunium / tembaga yang dihubungkan singkat pada ujungnya.
Kumparan dihubungkan bintang dibagian dalam dan ujung yang lain dihubungkan dengan slipring ke tahanan luar. Kumparan dapat dikembangkan menjadi pengaturan kecepatan putaran motor.
Pada kerja normal slipring hubung singkat secara otomatis, sehingga rotor bekerja seperti rotor sangkar.
Penyebab Terjadinya Kerusakan Pada Belitan Stator
1. Motor akan panas dan terbakar karena
bekerja secara terus-menerus
2. Karena beban yang diberikan pada motor
melebihi beban nominnya.
Penyebab Terjadinya Kerusakan Pada Belitan Stator
3. Karena terjadi kesalahan pada saat
menghubungkan terminal dengan jala-jala.
4. Isolasi – isolasi pada belitan ada yang
terkelupas.
Penyebab Terjadinya Kerusakan Pada Belitan Stator
5. Kondisi lingkungan yang sangat lembab.
6. Tegangan sumber yang masuk pada motor
terlalu besar atau terlalu kecil.
Mencari Kerusakan Pada Motor Tiga Phasa Dikelompokkan Menjadi Dua:
1. Bagian mekanis
2. Bagian elektris.
Kerusakan Karena Mekanis
Dilakukan dengan cara memutar poros rotor apakah ada gesekan antara rotor dengan stator, bila terjadi gesekan antara stator dengan rotor akan menyebabkan kerusakan secara elektris dimana belitan motor akan terbakar.
Kerusakan Karena Mekanis
Biasanya kerusakan mekanis ini terjadi
karena bearing / rumah bearing sudah aus.
Kerusakan bearing diganti baru, bila
kerusakan rumah bearing di sok dengan
mesin bubut.
Kerusakan Karena Elektris
Metode yang digunakan diantaranya
Penggunaan :
1. Avometer
2. Megger
3. Ampermeter-Voltmeter
Kerusakan Karena Elektris
Kerusakan pada bagian elektris pada umumnya
terjadi pada bagian belitan stator.
Jenis-Jenis Kerusakan Yang Terjadi Pada Belitan Stator
1. Belitan terbakar
2. Belitan putus ditengah
3. Hubung singkat antar belitan
4. Hubung singkat antara body dengan belitan.
Metode Mencari Kesalahan Elektris
Metode Avometer (belitan terputus)
Sudah mengetahui hubungan di terminal
U-x, V-y, W-z
Mengetahui kondisi resistansi isolasi
1. Nilai resistansi isolasi belitan
nilainya kecil.
2. Antara belitan atau dengan body
nilainya sangat besar.
Metode Voltmeter dan Ampermeter
Rumus untuk menentukan nilai resistansi,
memakai hukum Ohm yaitu tegangan dibagi
arus listrik.
Membongkar Belitan Stator
Untuk melakukan pembongkaran belitan
motor tiga phasa yang sudah dipastikan
digulung ulang, tidak boleh dilakukan
secara sembarangan apalagi bagi seorang
pemula karena dapat menimbulkan suatu
permasalahan, motor tidak bisa bekerja
dengan normal.
Membongkar Belitan Stator
Langkah-langkah yang harus dilakukan
dalam membongkar belitan motor agar
didapatkan hasil yang sempurna
1. Menghilangkan lak dibelitan
2. Menggambar / membuat skema langkah belitan.
3. Menghitung jumlah kawat email setiap slot / alur
per kutub.
4. Mengukur panjang dan lebar belitan
5. Membuka / membongkar belitan
6. Isolasi alur
7. Menggulung belitan pengganti
8. Memasang belitan
9. Melakukan tes untuk kelayakan motor
10. Memberi lak pada belitan yang telah dipasang
11. Mengeringkan lak/oven
12. Memasang kembali rotor dan perlengkapannya dan
motor siap
Membuat Cetakan
Membuat belitan adalah dengan menggulung kawat pada cetakan kayu, atau bahan yang tidak merusak kawat email.
Isolasi alur
(a) Menunjukkan isolasi alur
(b) isolasi antara dua rangkaian
(c) dan (d) penutup/penyekat alur
Memasang belitan
Tahap Penggulungan dan Pemasangan
1. Mengetahui berapa panjang dan lebar belitan yang
akan kita kerjakan
2. Berapa jumlah kawat email dalam satu belitannya
(N).
3. Pengulungan belitan pada alur-alur sesuai dengan
gambar bentuk pada belitan tersebut
Tahap Penggulungan dan Pemasangan Jenis Gelombang
Bentuk Gulungan Jenis Gelombang Dengan Jumlah Alur 36
Bentuk Gulungan Jenis Bantalan Dengan Jumlah Alur 36
1. Belitan gelung, pada cara ini kumparan
digulung konsentris setiap alur dan umumnya mempunyai bellitan kisar penuh.
2. Hitung berapa banyak kumparan seri untuk membentuk kutub U dan S.
3. Periksa kisar kumparan, berapa banyak mencakup alur
Sistem Hubungan / Sambungan
Hasil gulungan yang baru bisa
Berputar sebagai motor, kumparan
yang bersangkutan harusdihubungkan,
Sehingga membentuk medan magnet
putar.
Cara Menentukan Jumlah Kutub
Bila arus mengalir searah panah, kumparan
pertama membentuk kutub U dan kumparan
berikutnya membentuk kutub S, sehingga
berturut-turut membentuk kutub U dan S
Memasukkan Belitan
Apabila bentuk belitannya rantai/gelung maka bagian yang terbesar dari setiap belitan berada di atas. Sedangkan pada jenis belitan gelombang aturlah belitannya sesuai urutan pemasukannya.
Contoh Spesifikasi Motor Induksi Tiga Phasa
Merek : mehz
Frekuansi : 50 Hz
Power factor : 0.85
Putaran : 1360 rpm
Massa : 7.8 Kg
Daya : 0.39 Kw
Arus : 1.9 A / 1.1 A
Tegangan : 220 V / 380
Kawat tembaga yang dipakai diameternya 0.35 mm
Jumlah lilitan perslot 118 lilitan, Jumlah Slot 24
Data Rewinding Untuk Motor Tiga phasa Merek Mehz
1. Jumlah slot / alur 24
2. Langkah 1 – 6
3. Jumlah lilitan per slot 118 lilitan
3. Jumlah kutub 4
4. Hubungan atas – atas atau bawah – bawah
5. Hubungan terminal bintang
6. Kawat tembaga yang dipakai diameternya
0.35 mm
Contoh Spesifikasi Motor Induksi Tiga Phasa
Merek : GAE
Frekuansi : 50 Hz
Power factor : 0.77
Putaran : 1360 rpm
Massa : 7.8 Kg
Daya : 0.39 Kw
Arus : 1.9 A / 1.1 A
Tegangan : 220 V / 380
Kawat tembaga yang dipakai diameternya 0.45mm
Jumlah lilitan perslot 116 lilitan, Jumlah Slot 24
Data Rewinding Untuk Motor Tiga Phasa Merek GAE
1. Jumlah slot / alur 24
2. Langkah 1 – 6
3. Jumlah lilitan per slot 116 lilitan
3. Jumlah kutub 4
4. Hubungan atas – atas atau bawah – bawah
5. Hubungan terminal bintang
6. Kawat tembaga yang dipakai diameternya
0.45 mm
Memeriksa Belitan Jenis Gelung / Gelombang
1. Setiap kelompok belitan phasa dan kutub harus disambung secara
benar,
sesuai data yang diperoleh.
2. Jumlah lilitan dan ukuran kabel harus tepat.
3. Posisi belitan dan alur yang ditempati harus membentuk kutub yang tepat.
4. Tidak boleh ada hubung singkat antara
sambungan belitan atau sambungan kutub.
5. Memastikan bahwa semua belitan sudah
terisolasi dari rangka stator, alat pemeriksa
yang umum adalah Megger
6. Memeriksa resistansi isolasi antar belitan
phasa harus baik
Pengujian Hasil Gulung Ulang Motor Induksi Tiga Phasa
Dalam menguji motor listrik yang baru diperbaiki sangat diperlukan sekali, mengingat fungsi kerjanya harus mendekati sama dengan kondisi sebelum terjadinya kerusakan.
Pengujian Polaritas Motor Induksi Tiga Phasa
Pengujian polaritas mempunyai tujuan apakah
sudah betul letak arah urutan kutub pada
setiap slot, bila belum maka harus dilakukan
pengecekan sambungannya.
The Gambling Gods of Vegas: The Gambling Gods of Vegas
BalasHapusin Las 서울특별 출장안마 Vegas in the year 1989 당진 출장안마 and 1990 and was a leading force in the entertainment industry for over 30 years. The 서귀포 출장안마 Gambling Gods 통영 출장안마 of 시흥 출장샵